Kisah Bunga dan Daun

bunga-2

 

aku hanyalah selembar daun kering

tertunduk malu persis di sebelah mu

bunga mawar yang anggun dengan mahkotanya

 

suara lonceng itu kembali berdentang

iringi mekarnya kelopak merah mu

yang lama tak tampak dihadapan banyak orang

tentang harapan yang mulai kembali datang

 

ku larut dalam heningnya langit di malam ini

daun ku luruh kemudian gugur

coba benamkan dan sembuhkan luka

berharap kembali untuk kisah yang sama

 

hanya ranting kecil ini yang memapah ku

berjalan rapuh tak bertumpu

masih setia menafsirkan persimpangan takdir kita yang begitu berbeda

kau merekah cantik di ujung tunas itu

sedangkan tiap lembar daun ku mulai kering dan melayu

 

kau adalah bunga yang dipilih olehnya ..

di petik dari hangat dan lembutnya lentik jari manis mereka

memanja dan merayu mu begitu berharga

sadarlah kemudian sang daun bukanlah seorang raja

 

apalah nilai dari selembar daun ini ?

jiwa yang hampa dan tak bernyawa

seperti debu yang akan hilang diterbangkan sang angin

 

lalu.. sampai kapan bunga ini terus terdiam ?

tenggelam sendiri dalam tragedi dan ironi ?

 

namun ku paksa menahan himpitan rasa ini

berharap sang bunga mau memaafkannya kembali ..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s